blk bantaeng
Kejuruan Pariwisata BLK Bantaeng, Potensi Bidang Housekeeping Setelah Pandemi Usai

Kejuruan Pariwisata BLK Bantaeng, Potensi Bidang Housekeeping Setelah Pandemi Usai

Pandemi COVID-19 belum berakhir, saat ini seluruh Negara di dunia termasuk Indonesia berjuang menghadapi wabah global ini. Dampak dari pandemi COVID-19 mulai dirasakan oleh masyarakat, terlebih khusus dalam keberlangsungan dunia usaha dan ketenagakerjaan. Karenanya, hal yang diperlukan adalah keterampilan baru alias re-skilling kompetensi agar sesuai dengan kebutuhan industri. Saat ini, Balai Latihan Kerja Bantaeng sedang melaksanakan beberapa pelatihan kejuruan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Bantaeng. Salah satu pelatihan yang dilaksanakan adalah pariwisata dengan bidang kompetensi housekeeping.

Peserta pelatihan housekeeping memiliki latarbelakang pendidikan yang beragam dan sebagian besar merupakan lulusan baru yang mengharuskan menghadapi kerasnya tantangan pada masa pandemi. Hilaemi merupakan salah satu peserta pelatihan yang merasakan dampak tersebut, pada saat diwawancarai wanita berumur 23 tahun ini mengatakan “Pandemi sangat berdampak bagi saya, setelah pandemi ini selesai, saya perlu menyiapkan skill baru dengan mengikuti kompetensi housekeeping di BLK Bantaeng”.  Peserta pelatihan lainnya, Hamzah yang merupakan lulusan (S1) Pendidikan Nonformal juga merasakan dampak tersebut. Pada saat diwawancarai pria 25 tahun ini mengatakan “Saya sedang mempersiapkan skill baru dan memilih kompetensi housekeeping karena bidang tersebut sangat mendukung pada lingkungan tempat tinggal saya”. Balai Latihan Kerja Bantaeng harus menjawab tantangan tersebut, skill baru dibutuhkan untuk menyiapkan tantangan dunia kerja baru kedepannya.

Selama pelatihan berlangsung peserta mempelajari terkait pemeliharaan hotel/penginapan untuk menjaga, merawat, membersihkan, serta memelihara ruangan-ruangan hotel baik di dalam atau di luar kamar hotel.  Pelaksanaan pelatihan ini berlangsung selama 2 (dua) bulan dan telah berjalan selama 2 (dua) minggu dengan 16 (enam belas) peserta pelatihan.

 

Pandemi berdampak cukup besar bagi sektor pariwisata, namun jika pandemi telah usai, pariwisata akan menjadi sektor yang menjanjikan dan akan menyumbang tenaga kerja yang besar bagi Indonesia. Balai Latihan Kerja Bantaeng melihat potensi tersebut, dengan membuka pelatihan pariwisata bidang kompetensi housekeeping, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dan memberikan kompetensi baru bagi peserta pelatihan. Instruktur Pariwisata Maeshita Fariska Ayuningtyas, S.Par. Berharap peserta pelatihan dapat memperoleh skill baru untuk dapat menghadapi dunia kerja pada bidang pariwisata.

Admin_01_BLKBantaeng